![]() |
| which one would you choose???? |
- Pilih pekerjaan yang terbaik,
ini penting sekali, sebelum bekerja kita harus dapat memilih dimana kita
harus bekerja, apakah perusahaan tersebut memiliki nilai-nilai yang sama
dengan apa yang anda punya. jangan lupa juga memilih pekerjaan sesuai
dengan bidang yang anda kuasai. faktor-faktor nilai yang harus
diperhatikan di antaranya: (a) tujuan, apakah tujuan yang ada di
perusahaan tersebut sesuai dengan tujuan kedepan anda, (b) instrumental,
bagaimana cara perusahaan tersebut mencapai tujuannya, dengan cara baik
atau buruk, (c) budaya, budaya ini mempengaruhi cara perusahaan mencapai
tujuan. apakah sesuai dengan budaya yang ada di lingkungan kita atau
tidak.
- pilih pekerjaan yang disukai,
dalam memilih pekerjaan penting sekali untuk memilih apakah pekerjaan
tersebut anda sukai atau tidak, jika tidak, jangan paksa diri anda untuk
melamar atau menerima pekerjaan tersebut. soalnya, apabila kita tidak
bekerja sesuai dengan apa yang kita sukai biasanya kita akan merasa
terbebani dengan pekerjaan tersebut dan tidak akan merasa nyaman dan betah
dalam mengerjakan pekerjaan tersebut. pasti sangat berbeda rasanya apabila
pekerjaan yang kita jalani itu adalah pekerjaan yang kita suka. pasti anda
akan semangat dan ikhlas dalam mengerjakan pekerjaan tersebut. anda pasti
akan mengeluarkan segala kemampuan yang anda miliki agar pekerjaan
tersebut dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan.
- sesuaikan pekerjaan anda dengan
kepribadian anda, dalam hal ini saya mengambil profesi akuntan sebagai
contoh, akuntan biasa nya memiliki kepribadian sebagai berikut:
- Introvert, menurut Eysenck dan Eysenck (1975, dalam Aiken, 1993 : 86) introvert adalah pendiam, pemalu, mawas diri, gemar membaca, suka menyendiri dan menjaga jarak kecuali dengan teman yang sudah akrab, cenderung merencanakan lebih dahulu – melihat dahulu – sebelum melangkah, dan curiga, tidak suka kegembiraan, menjalani kehidupan sehari-hari dengan keseriusan, dan menyukai gaya hidup yang teratur dengan baik, menjaga perasaannya secara tertutup, jarang berperilaku agresif, tidak menghilangkan kemarahannya, dapat dipercaya, dalam beberapa hal pesimis, dan mempunyai nilai standar etika yang tinggi. jika akuntan memiliki jiwa ekstrover, yang ada nanti pekerjaan nya akan terabaikan karena orang yang berjiwa ekstrover itu tidak bisa diam lama dan harus duduk di depan komputer mengerjakan pekerjaannya.
- Sensorik, Akuntan menggunakan
semua panca inderanya dalam bekerja. mereka tidak memakai perasaan dalam
bekerja karena mereka bekerja berdasarkan fakta yang ditemukan dalam
kasusnya.
- Thinking, Seorang akuntan
menggunakan daya pikirnya dalam membuat keputusan yang penting untuk
perusahaan dengan menggunakan fakta-fakta yang ada.
Selain kepuasan kerja
ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
- Keterlibatan Kerja, semua orang
mau tidak mau pasti akan terlibat dalam suatu pekerjaan.
- Komitmen, menurut wikipedia,
komitmen adalah
- loyalitas,
adalah kesetiaan. contoh, seorang abdi dalem memiliki loyalitas yang
tinggi kepada sultan karena menjadi seorang abdi dalem itu adalah sesuatu
yang prestisius menjadi suatu kebanggan bagi dirinya sendiri. disisi lain
ada juga orang yang loyalitas terhadap perusahaan, dia bekerja di
perusahaan tersebut berpuluh-puluh tahun dan tidak pernah pindah adri
posisi tersebut, ini dikarenakan dia tidak berani untuk keluar dari
perusahaan tersebut dan tidak mampu bersaing lagi diluar perusahaannya.
dari hal ini kedua-duanya dikatakan mempunyai loyalitas tinggi. namun akan
berbeda dalam outputnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar