Tahukah Anda, sebuah penelitian yang dilakukan UCLA mengungkapkan bahwa lebih dari 55 persen komunikasi berasal dari bahasa tubuh, dan hanya 7 persen saja yang berasal dari kata-kata?
Bukan hanya
itu, penelitian yang sama juga mengindikasikan bahwa banyak yang tak
memahaminya.
Terkejut dengan
fakta yang Cosmo berikan di atas? Bayangkan betapa banyak hal
yang terungkapkan mengenai diri sendiri bahkan saat Anda tak menyadarinya sama
sekali.
Atau
sebaliknya, bayangkan betapa sia-sianya ratusan kata-kata yang Anda ucapkan
tanpa didukung oleh bahasa tubuh yang sesuai.
Oleh karena
itu, berikut beberapa rahasia bahasa tubuh yang mungkin bisa membantu untuk
menghadapi wawancara kerja,
memuluskan
langkah ke jenjang karier berikutnya, hingga kesuksesan di kehidupan sosial.
Saat Wawancara
Kerja
Perhatikan
baik-baik bahasa tubuh Anda agar memberikan kesan yang impresif selama
wawancara berlangsung.
1. Jabat
tangan. Semua orang tahu bahwa jabat tangan adalah elemen
penting dalam menciptakan kesan pertama. Berikan jabatan yang tegas dan kuat
untuk menunjukkan bahwa Anda yakin dan percaya diri.
2. Jangan
menyilangkan lengan dan kaki. Posisi
tubuh seperti itu menunjukkan posisidefensif. Pastinya bukan kesan
yang ingin Anda berikan kepada calon bos kan, dear?
3. Duduk atau
berdiri dengan kaki terbuka lebar. Memang
sih, posisi ini tak memberi kesandefensif, tapi sebaliknya Anda
terlihat terlalu percaya diri. And that's not good either.
4. Pastikan
tangan dan kaki Anda tetap relaks. Gerakan
tangan dan kaki yang berlebihan bisa memberikan tanda bahwa Anda sedang gelisah
dan deg-degan. Coba letakkan tangan di atas pangkuan agar lebih relaks, dan
cegah agar kaki tidak banyak bergerak.
5. Kursi putar. Jika kebetulan duduk di kursi yang bisa berputar, pastikan bahwa Anda
tidak memainkannya ke kiri dan ke kanan. Selain distracting,
aktivitas itu juga menunjukkan bahwa Anda sebenarnya sedang nervous.
6. Nada suara. Perhatikan kualitas nada suara Anda. Jangan sampai terdengar monoton,
atau terlalu ekstrem dan annoying. Sembunyikan kegelisahan Anda
agar suara terdengar meyakinkan dan tenang. Tip paling mudah: hirup napas
dalam-dalam sebelum mulai bicara.
7. Awasi juga
bahasa tubuh si pewawancara. Yap, Anda
pun harus bisa membaca bahasa tubuh orang yang mewawancarai Anda. Dengan
begitu, Anda bisa tahu apakah sebetulnya ia benar-benar tertarik atau tidak.
Lalu, Anda tinggal menyesuaikan diri.
8. Telapak
tangan menghadap ke atas. Gestur sederhana seperti ini
memiliki makna yang cukup dalam, lho. Tandanya, Anda adalah
orang yang friendly dan terbuka. Sebaliknya, telapak tangan
yang menghadap bawah mengatakan bahwa Anda memiliki sifat dominan atau agresif.
9. Mata
fokus. Memicingkan mata sambil melihat-lihat sekeliling
ruangan memberi kesan pada pewawancara bahwa Anda tidak jujur, atau sama sekali
tak nyaman.
10. Aktif
menyimak. Dengar baik-baik apa yang disampaikan pewawancara.
Buat kontak mata, anggukkan kepala saat ia berbicara, dan sesekali ucapkan
kata-kata singkat, seperti "ya" atau "I see"meskipun
mungkin Anda tak paham benar dengan apa yang disampaikannya.
(Sumber:
Majalah Cosmopolitan Indonesia Juli 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar